Whatever the desires and expectations of our future would be realized. As long as we believe and strive to achieve it. Never any doubt, we must be sure that we can do it. Thank you for visiting my blog,,

Rabu, 16 Mei 2012

"Kolam Raksasa" di Desa Sawai, Maluku



Desa Sawai, Maluku salah satu penyumbang keindahan di Indonesia Timur. Perairannya yang tenang dan bersih menjadikan laut di Sawai seperti "kolam renang raksasa". Berencana liburan ke Maluku, jangan lupa berenang di sini!
Desa wisata yang berada di Pulau Seram, Maluku ini ternyata tidak kalah indah dengan Bali atau pulau lain yang terkenal karena pantai dan lautnya. Desa Sawai memiliki keeksotisan alam yang masih sangat alami.
Destinasi yang sudah mulai banyak dilirik oleh wisatawan ini memang memiliki nilai lebih. Salah satunya keramahan para warga lokal yang tidak pandang bulu dengan para pendatangnya. Jangan kaget, bila bertemu nelayan Anda akan diberi beberapa hasil tangkapan dari laut lepas. Wah!
Desa tertua di Maluku ini memiliki beberapa pulau kecil yang mengelilinginya. Pulau-pulau ini pun menambah keindahan Laut Sawai. Bentang lautan biru kehijauan lengkap dengan hamparan karang dan koralnya, menjadikan lokasi ini semakin terlihat sempurna. Karena permukaan airnya yang selalu tenang, laut ini seperti "kolam renang raksasa" yang siap dijadikan taman bermain para pengunjungnya. 
"Kolam renang raksasa" Desa Sawai ini memang terlihat sangat menyegarkan. Ikan-ikan kecil berseliweran, batu karang dan koralnya masih sangat terjaga, serta beberapa biota lautnya menjadi hiasan bawah laut yang sangat apik. Saking jernihnya, permukaan dasar laut bisa Anda lihat dengan jelas.
Kalau sudah seperti ini, rasanya tak sabar untuk berenang dan mengeksplor lebih dalam lagi keindahan "kolam renang raksasa" ini. Jangan salah, Laut Sawai ini tidaklah sedalam laut pada umumnya. Ya, rata-rata hanya sedalam lutut atau pinggang orang dewasa. Oleh sebab itu, laut ini lebih mirip sebagai kolam renang raksasa.
Namun, jika tidak ingin berenang, wisatawan juga bisa mengelilingi Laut Sawai menggunakan perahu dayung. Tapi, kalau jalan-jalan ke laut tidak afdol rasanya kalau belum basah-basahan. Apalagi, lautnya dangkal seperti di Sawai.
Berenang dan bersantai hingga senja menyongsong menjadi agenda yang pantang untuk dilewatkan. Cahaya keemasan sang mentari tampak sangat mengagumkan. Apalagi dengan adanya Gunung Binaiya sebagai latarnya.
Bukan hanya lautnya yang elok, tebing Manusela yang berada di pinggir Laut Sawai juga menyimpan sejuta potensi gua. Tak jauh dari lokasi terumbu karang, terdapat celah besar dan tinggi yang dapat dimasuki oleh wisatawan.
Uniknya lagi, Sawai juga memiliki beberapa hewan yang menjadi penghuni tetap, seperti Kakatua Seram, Nuri kepala hitam, burung Bayan, burung Rangkong, hingga burung Perkicik. 
Kalau Anda berencana akhir pekan ke Maluku, jangan lupa untuk berkelana di Desa Sawai. Berenang di "kolam renang raksasa" sambil bersantai di hamparan pasir putih, pasti menjadi liburan yang tak akan pernah terlupakan.

Selasa, 15 Mei 2012

Undang-Undang Tambang dan Keselamatan Kerja

I. Pendahuluan
Kecelakaan dapat terjadi disegala kegiatan tidak terkecuali pada lingkup usaha pertambangan pencegahan adalah lebih baik dari pada mengatasi kecelakaan, konsep yang bertitik tolak dari filsafat pencegahan kecelakaan ada 5 langkah yaitu :
1. Adanya organisasi keselamatan kerja yang mendapat dukungan dari pimpinan perusahaan , prosedur yang sistematis dan berbentuk “ safety enginer “.
2. Mencari fakta ( Fack Finding ) dengan jalan Inspeksi, Observasi, pencatatan statistik, penilaian dan penyelidikan .
3. Analisa dengan Frequensi rate ataupun saverity rate ke lokasi kejadian dan mengetahui sebab utamanya timbulnya kecelakaan.
4. Pendekatan pencegahan kecelakaan dapat dilaksanakan secara pendekatan pribadi , persuasi dan himbauan atau friksi dan interaksi serta diskusi dengan perbaikan teknis.
5. Pelaksanaan pencegahan kecelakaan dengan pengawasan penyelidikan maupun dalam bidang Enginering.  

II. Sejarah Keselamatan Kerja 
Sudah ada sejak dahulu, sejak manusia bekerja  seperti : 
1. Raja Babilonia abad 17 SM, mengatur dalam UU di negaranya tentang hukuman bagi ahli bangunan yang hasilnya mendatangkan bencana.
2. Revolusi Industri di Inggris, timbul gerakan pencegahan kecelakaan ketika terjadi kecelakaan akibat kerja dalam industri sekitar 150 tahun yang lalu.
3. Tahun 1802 lahir UU yang melindungi kesehatan dan moral tenaga kerja, diubah tahun 1833 dan menciptakan Inspektorat Pengawasan dalam aparat pemerintah selanjutnya tahun 1844 UU ditambah kewajiban pengawasan mesin, penyediaan pengamanan dan  wajib lapor kecelakaan.
4. Di Amerika, Negara Bagian Massuchussets adalah negara bagian pertama yang memiliki UU pencegahan kecelakaan yaitu pada tahun 1877.

III. Sejarah Keselamatan Kerja di Indonesia
Masalah keselamatan mulai terasa untuk melindungi modal yang ditanam untuk industri , setelah Belanda datang ke Indonesia abad 17 – 18, saat itu antara lain diberlakukan :
1. UU tentang ketel uapmuncul tahun 1853.
2. Tahun 1890 dikeluarkan ketentuan tentang pemasangan dan pemakaian jaringan listrik kemudian menyusul tahun 1907 keluar peraturan pengangkutan obat, senjata, petasan, peluru dan bahan – bahan yang mudah meledak.
3. Tahun 1905 dikeluarkan “Veiligheids reglement“ dan peraturan kusus sebagai pelengkap peraturan pelaksanaanya direvisi tahun 1910.
4. Tahun 1916 dikeluarkan UU pengawasan tambang yang memuat kesehatan dan keselamatan tambang.

Sejak zaman kemerdekaan, keselamatan kerja berkembang sesuai dengan dinamika bangsa Indonesia, beberapa tahun setelah proklamasi UU kerja dan UU kecelakaan (Kompensasi) di undangkan al. :
1. Pada Tahun 1957 didirikan lembaga kesehatan dan keselamatan kerja .
2. Tahun 1970 UU No. 1 ttg keselamatan kerja di Undangkan, UU ini sebagai pengganti Veillgheids reglement tahun 1910.
3. Tahun 1969 berdiri Ikatan Hiegene Perusahaan kesehatan dan keselamatamn kerja tahun 1969 di bangun laboratorium keselamatan kerja.
4. Pada Tahun 1975 diadakan seminar Nasional Hiegene perusahaan dan keselamatan kerja dengan tema “penerapan keselamatan kerja demi pembangunan”.

IV. Teori Bertingkat Peraturan Perundangan Di Indonesia
UUD 1945 merupakan merupakan dasar hukum dan merupakan hukum yang tertinggi di Indonesia, merupakan dasar landasan serta alat pengawasan bagi peraturan hokum di Indonesia, dengan adanya teori bertingkat dalam peraturan perundangan di NKRI maka peraturan yang ada dibawah harus sesuai dengan peraturan yang diatasnya / tidak boleh bertentangan / menyimpang dari peraturan yang ada diatasnya dan harus bersumber dari UUD 1945.

Tabel Teori Bertingkat Peraturan Negara RI.
1. UUD 1945 MPR Landasan pokok landasan hukum yang tertinggi
2. UU Pemerintah/DPR Peraturan umum mengenai peraturan tertentu.
3. Per.Pem. Pemerintah Peraturan pelaksana dari UU
4. Keppres/Inpres Menteri Pelaksana dari Per. Pem.
5. Kepmen/Pert. Menteri Pelaksana dari Pert. Pemerintah.
5. Kep. Dirjen Sifatnya sudah sangat ideal.

Dalam bidang Pertambangan :
Konsesi (Kuasa Pertambangan) (Modal asing, KP, Kontrak kerja) :
UU……Indische Menjwet…. 
UU No. 37/60….. 
UU No. 11/67 
LN No.24/1899, No.588/1910 TTg Pertambangan Tentang kebutuhan Pokok pertambangan.
LN No. 4/ 1919 Pert. Pem…  Mijn Ordonantie…. PP No. 32/69
LN No.38/30. No. 168/31,No. 557/35                   
PP No. 19/73 Per. Pelaksana…………..Mijn Politie Regliment
( Bersifat Teknis )             
LN No. 341/31 ( Sudah harus Diganti. )

V. Dasar Hukum Keselamatan Kerja Pertambangan
Peraturan yang dipakai sebagai dasar hukum untuk pengawasan keselamatan kerja di bidang pertambangan yaitu :
1. UU No. 1/70 tentang keselamatan kerja ( LN No. 1 /70 ) kebijakan secara Nasional mengenai keselamatan kerja di tangan departemen Tenaga Kerja dan menteri Pertambangan .
2. UU No. 11/67 tentang ketentuan ketentuan pokok pertambangan ( LN No 2/67 ) pasal 29 wewenang pengawasan keselamatan kerja di bidang Pertambangan ada pada Mentamben.
3. PP No. 19/73 tentang pendelegasian wewenang pengawasan keselamatan kerja di bidang pertambangan dari Menaker kepada Mentamben karena departemen Pertambangan telah mempunyai personel dan peralatan yang kusus untuk menyelenggarakan pengawasan keselamatan kerja di bidang Pertambangan.

Jadi UU atau Peraturan Peraturan Masalah Keselamatan kerja di bidang Pertambangan :
1. UU No. 11/67 tentang ketentuan – ketentuan pokok Pertambangan. ( LN No. 22 /67 Pasal 29 ).
2. PP No .32/69 tentang pelaksanaan UU No . 11/67 ( LN No. 60/69 pasal 64 dan 65 ).
3. UU No. 1/70 tentang keselamatan kerja ( LN No. 1 /70 sebagai pengganti dari Veilighnids reglement. )
4. Mijn Politie Reglement ( LN No. 341 ).
5. PP No. 19/73 tentang pengaturan dan pengawasan keselamatan kerja di bidang Pertambangan (LN No. 25 /73)
6. Petroleum Opslag Ordonantie ( LN No. 199 dan No. 200 / 27 ).
7. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL).
8. Peraturan Mentamben No. 1/P/M/Pertamben/78 tentang pengawasan keselamatan kerja kapal keruk pertambangan.

Tujuan keselamatan kerja :
1. Mencegah terjadinya bencana kecelakaan.
2. Menghindari kemungkinan terhambatnya produksi.
3. Meningkatkan kesehteraan pekerja, keluarganya dan berkrg kecelakaan yang terjadi.

Hakekat keselamatan kerja :
Mengadakan pengawasan thd 4M, manusia, alat-alat, mesin-mesin dan metode kerja, shg menimbulkan lingkungan kerja yang aman, sehingga tidak terjadi kecelakaan manusia atau tidak terjadi kerusakan pd alat2 dan mesin.
- Kep . Menteri Pert. dan Energi  No. 555 k/26/NPl/1995tentang keselamatan kerja Pert. tambang :  (Pasal 33,39,40).

A. Lingkungan Keselamatan kerja :
Kondisi yang potensial untuk memberi dampak negatif thd keselamatan kerja bagi para pekerja tambang dan lingkungan kerja tambang yg sangat baik. (bagan 1 )

Ancaman thd kesehatan antara lain : 
- Terkena  gasberacun dan debu, 
- terkena panas dan lembab yang tinggi,
- kecelakaan akibat kurannya penerangan,- masalah suara dan getaran,
- udara yang kekurangan O2.

Konsep 4 M :
Kontrol  ( man, material, machines, methode ) --------- (lingkungan kerja yang aman ) ------------- ( - tidak adanya kecelakaan manusia, - tdk adanya kerugian barang ).
Kerugian ( 1. Biaya langsung  ( biaya yg harus dibayar lansung oleh pihak asuransi ) 2. biaya tak langsung. )

Kecelakaan : Suatu kejadian yg tdk direncanakan ,tdk terkendali dan tdk dikehendaki yg disebabkan scr langsung oleh tindakan tdk aman atau kondisi tdk aman shg menyebabkan tjdnya suatu kegiatan baik thd manusia maupun alat-alat.

Konsep 3U : (Accident ( unplained,undesirable, uncontroilled) -------- ( event ) ----- (unsafeact, unsafe condition ).

Klasifikasi Kecelakaan :
1. Indonesia ( mati, luka berat, luka ringan )  
2. Polandia (fatal,very serious accident, serious accident, slightinjury) 
3. Jerbar (Fatal,serious Accident, Medium accident, Light accident ).
4. India (Fatal, Serious, minor reportable, minor non reportable).

Survei dan Pemetaan

Pengertian Survei
Dalam dunia pertambangan survey ada 2 macam :
1. Survey Original
Survey yang bertujuan untuk mengetahui bentuk awal atau bentuk asli (original) Sebelum lokasi atau tempat tersebut ditambang atau dikerjakan.

2. Survey Progress
Survey yang bertujuan untuk menghitung atau mengetahui berapa banyak material yang telah dipindahkan atau diambil selama 1 bulan dan biasanya dinyatakan dalam bentuk BCM (bench cubik meter) padat. Baik Survey Progress maupun original dalam pertambangan memegang peranan sangat penting karena dangan melaksanakan survey original akan diketahui bentuk asli dari permukaan tanah tersebut, dan dengan melaksanakan survey progress maka akan diketahui berapa jumlah Over Burden atau tanah penutup yang diambil selama satu bulan.

Pengertian Pemetaan
Pemetaan adalah proses pengukuran, perhitungan dan penggambaran permukaan bumi (terminologi geodesi) dengan menggunakan cara dan atau metode tertentu sehingga didapatkan hasil berupa softcopy maupun hardcopy peta yang berbentuk vektor maupun raster.

Beberapa hal yang harus diketahui mengenai pemetaan.
1. Arah
Dalam pekerjaan survey, baik untuk survey, pemetaan topografi, pemetaan situasi maupun untuk survey progress, arah atau azimuth merupakan hal yang harus dicari dilapangan.

Ada dua cara untuk mencari arah :
1.1 Setiap alat berdiri, arah utara sejajar dengan 0° pada hitungan skala horizontal kelebihan dari cara ini tidak perlu menghitung besarnya sudut dari titik-titik yang ditembak (dishoting) skala horizontal sudah menunjukan arah sebenarnya. Sedangkan kekurangannya adalah pada setiap berdiri alat harus memasang kompas, arah dan mensejajarkan arah utara dengan 0° pada piringan skala horizontal seperti diketahui magnet pada kompas arah, peka sekali terhadap bahan logam atau besi. Sedangkan disekitar banyak perangkat survey terbuat dari besi misalnya parang, tongkat, payung dan lain-lain yang berpotensi mnimbulkan kesalahan arah.

  1.2Setiap berdiri alat 0° pada skala horizontal diarahkan ketika sebelumnya. Keuntungan dari cara ini adalah penggunaan kompas arah, hanya pada waktu pemasangan alat untuk penembakan pertama kali pada awal pekerjaan. Kerugian dari cara ini terlalu banyak menghitung sudut yang menggunakan bilangan yang sulit untuk dihitung kecuali bagi yang sudah terbiasa menggunakan



2. Jarak Miring
Jarak miring didapat dari pembacaan mistar bak atau rambu dengan rumus sebagai berikut :

JM = BA – BB X 100 mm dimana JM = Jarak Miring
BA = Benang Atas
BB = Jam Bawah
Untuk mengetahui rambu salah satu atau benar dapat dibandingkan dengan menggunakan rumus :

BT= BA + BB dimana JM = Benang Miring
2 BT = Benang tengah
BB = Benang bawah



 3. Jarak datar

JD=(BA-BB) x cos x sin2 a x JM

Dimana JD = Jarak Datar
BA = Benang Atas
BB = Benang Bawah
JM = Jarak Miring

4. Beda Tinggi
Pada pekerjaan ini pengukuran beda tinggi dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

BT= ⅟2 Sin 2 x a x JM

Dimana BT = Benang Tengah
JM = Jarak Miring


  Ilmu ukur tanah biasa menggunakan alat pengukuran seperti Pita Ukur, Theodolite, Waterpass,kompas,  EDM,dan bahkan alat terbaru dan canggih yaitu GPS dan alat perpaduan antara theodolite dan EDM yang bernama Total Station.

1. Pita Ukur 
Pita ukur merupakan sejenis pembaris lentur. Ia terdiri daripada pita kain, plastik, atau logam dengan tanda ukuran memanjang dengan unit numerik dan kadang kala dengan tambahan unit Imperial. Ia merupakan perkakasan ukur biasa. Kelenturannya membolehkan pengukur jarak yang besar dibawa dengan mudah dalam poket atau kotak perkakasan dan membenarkan ukuran diambil pada selekoh dan sudut. Pada masa kini ia terdapat di merata-rata, malah sebagai bentuk mini sebagai pemegang kunci.

 2. Theodolit
Theodolit adalah salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk menentukan tinggi tanah dengan sudut
mendatar dan sudut tegak. Berbeda dengan waterpass yang hanya memiliki sudut mendatar saja. Di dalam
theodolit sudut yang dapat di baca bisa sampai pada satuan sekon (detik).
Macam/ Jenis Theodolit
Macam Theodolit berdasarkan konstruksinya, dikenal dua macam yaitu:
1. Theodolit Reiterasi ( Theodolit sumbu tunggal )
Dalam theodolit ini, lingkaran skala mendatar menjadi satu dengan kiap, sehingga
bacaan skala mendatarnya tidak bisa di atur. Theodolit yang di maksud adalah theodolit
type T0 (wild) dan type DKM-2A (Kem)

2. Theodolite Repitisi
Konsruksinya kebalikan dari theodolit reiterasi, yaitu bahwa lingkaran mendatarnya
dapt diatur dan dapt mengelilingi sumbu tegak.
3. Theodolite Modern
Theodolites di hari ini, membaca dari kalangan vertikal dan horisontal biasanya
dilakukan secara elektronik. Readout yang dilakukan oleh rotary encoder, yang dapat
absolut, misalnya Gray menggunakan kode, atau meningkat, dengan terang dan gelap sama
jauh radial band.

Bagian-bagian theodolit dan kegunaannya
• Tombol Focus
Berguna untuk memperjelas objek yang dituju

• Nivo
Pada alat theodolit biasanya terdapat dua buah nivo kotak yang terletak dibawah dan nivo tabung yang terletak diatas dimana Nivo sendiri berfungsi untuk mengetahui kedudukan theodolit dalam keadaan Waterpas dari dua arah.

• Teropong kecil
Untuk melihat bacaan rambu atau bak yang meliputi benang atas, benang tengah dan benang bawah.

• Micrometer
Alat ini terletak pada bagian kanan atas dari theodolit yang beguna untuk mempaskan bacaan sudut horizontal dan vertical dengan cara diputar kedepan atau kebelakang agar sudut hotizontal dan vertical pas pada pembacaan sudut.

• Centering
Beguna untuk melihat posisi alat apakah sudah tepat berada diatas patok.

• Statip
Berfungsi menompang alat ukur theidolit, agar ketinggiannya sesui dengan ketinggian pembacaan dimana kaki statip beisa digerak naik turun.

• Rambu ukur dan prisma
Berupa garis-garis yang tebalnya 1 cm yang berguna untuk menghitung jarak yang diukur, yaitu jarak antara alat berdiri dengan rambu yang dihasilkan jarak miring.

Secara garis besar theodolit terbagi 2 :
 Theodolit bagian atas
1. Plat atas yang dihubungkan langsung dipasang pada sumbu vertical
2. Sumbu HOR
3. Nivo tabung
4. Teleskop (teropong)
5. Teropong kecil untuk melihat bacaan horizontal dan vertical
  Pada teropong ini terdapat dua lensa depan yang disebut lensa objektif dan belakang yang disebut lensa okuler, dimana kedua lensa diletakan sedemikian rupa sehingga sumbu optisnya berimpit. Agar teropong bisa digunakan sabagai alat bidik pada bagian belakang dilengkapi dengan dua garis garis salip sumbu yang terbuat dari benang laba-laba atau denagan cara digoreskan pada kaca. Garis salib sumbunya biasanya berupa garis tegak dan tiga gari mendatar yang biasanya digunakan untuk pembacaan.

 Theodolit bagian bawah terdiri dari ;
1. Plat bawah.
2. Lingkaran horizontal.
3. Tabung sumbu luar.
4. Sekrup pengikat datar (penyetel nivo)
5. Statif atau tripot atau kaki tiga yang berguna untuk menyangga theodolit.
6. Centering.

3. GPS

Global Positioning System (GPS) adalah ruang berbasis sistem satelit navigasi global (GNSS) yang menyediakan informasi lokasi dan waktu dalam segala cuaca, di mana saja pada atau dekat Bumi, di mana ada garis terhalang dari pandangan ke empat atau lebih satelit GPS . Hal ini dipertahankan oleh pemerintah Amerika Serikat dan dapat diakses secara bebas oleh siapa saja dengan penerima GPS.Proyek GPS dikembangkan pada tahun 1973 untuk mengatasi keterbatasan sistem navigasi sebelumnya, [1] mengintegrasikan ide-ide dari beberapa pendahulunya, termasuk sejumlah studi desain teknik diklasifikasikan dari tahun 1960-an. GPS diciptakan dan direalisasikan oleh Departemen Pertahanan AS (USDOD) dan pada awalnya dijalankan dengan 24 satelit. Ini menjadi sepenuhnya operasional pada tahun 1994.


4. Kompas
  kompas adalah alat yang digunakan untuk pengukuran jurus (strike) dan kemiringan (dip). Kompas merupakan alat yang digunakan untuk mencari arah utara, karena sebelum melakukan penembakan bak/rambu dan lain sebagainya, kita harus mengetahui arah utara. Caranya dengan menempelkan kompas pada pinggir piringan skala horizontal..

Nongkrong Sore di Piazza Spagna, Roma



Dimanakah warga Roma dan para turis nongkrong di sore hari? Piazza di Spagna jawabannya. Ratusan anak tangga menuju bukit, menjadi tempat pas untuk duduk-duduk menunggu matahari terbenam.

Di alun-alun Piazza di Spagna, ada 138 anak tangga menuju Bukit Pincio. Namanya Spanish Steps alias Tangga Spanyol. Warga Roma menyebutnya Scalinata. Di atas bukit terdapat Gereja Trinita die Monti dengan sebuah monumen Obelisk di depannya.

Piazza di Spagna lebih ramai lagi dikunjungi pada musim panas, di saat sore hari menjadi lebih panjang. Ratusan orang memadati kawasan ini.

Di tengah Piazza terdapat air mancur Fontana della Barcaccia yang berbentuk perahu. Pengunjung dapat meminum langsung air pancuran yang bersih dan sejuk dari kolam ini. Sementara, jika ingin cuci mata, di sekitar sini bertebaran aneka butik-butik mewah desainer Italia.

Sebenarnya memang tidak ada hal lain yang dikerjakan selain duduk-duduk menikmati sore. Mereka yang membawa camilan tentu bisa sambil makan. Namun kebanyakan berusaha mencoklatkan kulit mereka di bawah matahari.

Silahkan pilih sendiri tempat duduk anda dari setiap anak tangga yang lebarnya 10 meter ini. Bosan duduk di bawah, kita bisa mencari posisi yang lebih tinggi sampai di bawah Gereja Trinita die Monti. Di depan gereja banyak pelukis jalanan menjual lukisan dan jasa lukis wajah cepat.

Suasana ini persis sama dengan Bukit Montmarte di Paris, Prancis. Orang-orang nongkrong sore di tangga sepanjang kaki bukit. Sementara di puncak bukit pun terdapat sebuah gereja.

Bedanya, di Montmarte, pengunjung bisa melihat pemandangan kota Paris. Di Piazza di Spagna, yang terlihat hanya deretan apartemen tua. Tapi, nongkrong sorenya tetap seru!

Kaliningrad, 'Si Mungil' Punya Rusia


 
Alih-alih menyatu dengan dataran luas Rusia, Provinsi Kaliningrad diapit Polandia, Lithuania, Belarus, juga Laut Baltik di sebelah baratnya. Namun, Kaliningrad punya sisi indah arsitektur Jerman sekaligus sisi angkuh bawaan Rusia.
Orang menyebutnya 'Little Rusia'. Dibanding daratan induknya yang mahaluas, Provinsi Kaliningrad memang tampak secuil saja. Apalagi ia terpisah, tersisih di bagian barat laut, menghadap langsung Laut Baltik yang membawa sedikit angin tropis di Eropa Timur.

Dulu Stalin menyebutnya Kognigsburg. Ratusan tahun lalu sang diktator Uni Soviet itu "menyapu" wilayah tersebut dari para Jerman yang menginvasi selama ratusan tahun. Etnis boleh saja berubah, kondisi wilayah boleh saja membaik. Tapi, peninggalan arsitektur dan budaya Jerman tak lepas hingga saat ini.

Ibukota provinsi bernama sama yakni Kaliningrad, masih dipenuhi katedral dan kastil abad pertengahan. Walau begitu, Kaliningrad bukanlah wilayah pecahan Uni Soviet yang terkurung dalam tembok tak kasat mata. Kaliningrad bukanlah Asia Tengah yang dikelilingi pegunungan dan gurun luas. Kaliningrad, adalah kota paling liberal seantero Rusia.

Di antara katedral dan bangunan-bangunan kuno itu, tersebarlah pusat perbelanjaan modern. Taman-taman hijau juga mempercantik kota ini. Walaupun di beberapa ruas jalan, keangkuhan Rusia tak bisa dipungkiri. Bangunan berbentuk kotak dengan desain monoton masih mendominasi.

Kota inilah yang jadi tempat tinggal Immanuel Kant, filsuf ternama beraliran Epistemologi yang lahir pada 1724. Atmosfer kota ini serupa dengan Praha di Ceko, atau Krakow di Polandia. Siapa pun pengunjungnya akan terhipnotis bangunan-bangunan kuno yang merepresentasi arsitektur Prussia. Magis, sekaligus romantis.

Karena kecantikan kotanya, Kaliningrad jadi destinasi para traveler pecinta arsitektur dan sejarah. Akomodasi dan transportasi pun bisa didapat dengan mudah. Ada beberapa tempat yang wajib Anda masuki ketika berada di sini, salah satunya adalah Gothic Cathedral peninggalan tahun 1333.

Mengutip buku "Lonely Planet: Eastern Europe", katedral bata merah ini dipenuhi ornamen dan patung yang sangat cantik. Sekarang katedral ini jadi tempat diadakannya konser, selain tentunya tempat beribadat umat Kristen Lutheran dan Ortodoks.

Yang paling menarik dari katedral ini adalah topeng kematian Immanuel Kant, di samping peti mati marmer yang terletak di lantai teratas. Katedral ini juga punya Wallenrodt Library, sebuah perpustakaan yang akan membawa Anda ke abad pertengahan lewat lantai kayu dan rak buku setinggi langit-langit.

Menyeberang Gothic Cathedral, Anda langsung dihadapkan pada Honey Bridge. Ini adalah jembatan tertua di Kaliningrad, yang namanya semanis rupanya. Apalagi, di dekatnya terdapat Fish Village yang jadi tempat berkumpul para traveler. Hotel, restoran, dan toko berjejer di sini. Selain tentunya pusat informasi bagi turis.

Berjalan ke arah selatan, Anda akan makin takjub betapa sisi modern kota ini menyatu dengan bangunan penuh sejarah. Coba tengok Former Stock Exchange, sebuah bangunan bergaya Rennaisance peninggalan tahun 1870. Alih-alih terbengkalai, Former Stock Exchange jadi tempat disko dan kelab malam Kaliningrad!

Tak ubahnya kota sejarah, Kaliningrad juga dipenuhi museum. Ada World Ocean Museum, Amber Museum, juga History & Art Museum. Beberapa benteng dan monumen juga tersebar, mulai dari Dohna Tower sebagai menara tertua hingga Friedland Gate yang memuat peta 13 gerbang masuk Kaliningrad.

Walaupun terlihat kaku dan angkuh, kota ini punya sisi romansa lewat musik yang mengalun. Coba buktikan sendiri dengan berkunjung antara bulan Juni-November. Tiap tahunnya, digelar The Baltic Season sebagai ajang festival musik dan teater skala internasional. Atau, pada bulan Agustus ketika tengah berlangsung Don Chento Jazz Festival.

Senin, 07 Mei 2012

Kerap Nonton Vidio Porno Dapat Menurunkan Fungsi Otak

 
 
Anda yang kerap menonton video porno sebaiknya berpikir ulang. Pasalnya, temuan baru mengatakan, ketika Anda menyaksikan video porno, bagian otak yang memproses rangsangan visual justru hanya sedikit bekerja. Sehingga ketika Anda serius menyaksikan video porno dan jarang berkedip, dianggap sebagai sebuah “tugas” yang memerlukan intensitas tinggi pada indera penglihatan.

Pada dasarnya otak dapat merasakan cemas ataupun terangsang, namun tidak secara bersamaan. Ketika mengalami orgasme aktivitas otak yang berkaitan dengan rasa cemas menurun drastis. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu wanita yang jarang merasakan orgasme mudah merasa cemas. Di sisi lain, saat sedang merasa cemas atau ketakutan, sulit untuk seseorang terangsang.

Gert Holstege, peneliti dari University of Groningen Medical Center di Belanda merasa terpancing dengan rumitnya kerja otak. Holstege memilih 12 wanita heterosksual yang sedang berada pada masa pramenopause dalam penelitiannya. Para wanita ini juga sedang berada dalam program Keluarga Berencana (KB) yang menggunakan hormon.

Dengan menggunakan positron emission tomography (PET) otak dari masing-masing wanita tersebut dipindai. Sebelumnya, mereka diminta untuk menonton tiga macam video. Video pertama hanya berupa film dokumenter tentang alam yang sederhana. Film kedua dan ketiga memuat konten pornografi. Bedanya, video kedua hanya menampilkan foreplay dan stimulasi-stimulasi manual, sedangkan video ketiga sudah menampilkan hubungan seksual secara utuh.

Hasilnya, hanya di video ketiga, yang menampilkan konten erotis dengan intensitas tinggi menunjukan sedikitnya aliran darah yang dikirim ke korteks visual utama. Bagian itu tetap aktif, namun hanya sedikit. Sebuah kondisi yang biasanya hanya muncul ketika seseorang diminta untuk melakukan pekerjaan nonvisual, seperti mengingat kata.

Menurut Holstege, hasil ini dapat diartikan pada saat menonton video porno, otak lebih memfokuskan kerjanya pada rangsangan seksual, bukan pada proses visual yang terjadi. Otak tidak lagi mempedulikan warna lantai atau pintu dalam video tersebut.

Apabila aktivitas otak seperti ini sering terjadi, maka bagian korteks visual utama secara perlahan akan mengalami penurunan kinerja. Karena pada dasarnya bagian otak yang jarang digunakan, suatu saat fungsinya akan menurun. (LiveScience/Wrt1)

Minggu, 06 Mei 2012

RUU PT


RUU PT ini muncul dilatar belakangi akan adanya desakan dari tujuh buah perguruan tinggi berbadan hukum milik negara (PT BHMN) yang seakan kehilangan payung hukum pasca pembatalan UU BHP (Undang Undang Badan Hukum Pendidikan) oleh MK pada Maret 2010.  Dan akibat pembatalan itu landasan hukum dari PT BUMN kembali ke PP (Peraturan Pemerintah) untuk masing masing PT. Sementara itu, PP dinilai masih terlalu lemah dalam kekuatan hukum sehingga dianggap perlu untuk membuat suatu undang undang yang mengatur tentang pendidikan tinggi. Atas dasar itulah RUU PT dianggap perlu untuk dibuat.

Seperti yang telah kita ketahui, munculnya RUU selalu menuai Pro dan Kontra. Berdasarkan studi dari beberapa koresponden dan kajian terhadap draft RUU PT terakhir yaitu tanggal 4 April 2012, maka terlihatlah kontradiksi pendapat-pendapat yang mengkritisi munculnya RUU PT ini.
Bagi mereka yang Kontra, ada 4 Poin yang dianggap kurang sesuai. Antara lain : 

1. Adanya Kontradiksi dengan UU Sisdiknas
RUU PT dianggap tidak mengindahkan pernyataan yang ditekankan pada pasal 20 ayat (4), pasal 21 ayat (7), pasal 24 ayat (4), dan pasal 25 ayat (3) Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dimana peraturan lebih lanjut akan diatur dalam Peraturan Pemerintah.. Jika RUU PT disahkan, akan terjadi dualism aturan dalam pelaksaan pendidikan tinggi di Indonesia.  Juga tak bisa dilupakan keberadaan PP no 17 tahun 2010, yang telah diubah melalui PP no 60 tahun 2010 mengenai Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan yang telah menjadi Peraturan Pemerintah yang dimaksudkan dalam UU Sisdiknas. Posisi inilah yang dipertanyakan jika RUU PT di-sahkan.

2. Masuknya Perguruan Tinggi Asing di Indonesia
Masuknya perguruan tinggi asing,(PTA) yang dibahas dalam BAB VI pasal 94 RUU PT, dapat diartikan sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia melalui persaingan sehat. Namun ini juga bisa menimbulkan masalah.
Permasalahan pertama adalah tidak dijelaskan adanya proteksi khusus bagi perguruan tinggi dalam negeri. jika pendidikan Indonesia tidak bisa mempertahankan eksistensinya di tengah gempuran PTA yang berkualitas tinggi,  akan berujung pada kolapsnya banyak Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dalam negeri.
Kemudian, PTA yang beroperasi di Indonesia bisa dipastikan memiliki kekuatan modal yang besar serta kualitas yang mendunia. Dengan “memamerkan” kualitas tersebut (sebut saja ‘rangking sekian dunia’ atau semacamnya) akan sah-sah saja bagi PTA untuk memasang tarif tinggi. Fenomenanya akan mirip sekolah RSBI yang belakangan ditengarai sebagai  sekolah yang “asal mahal” namun hanya menunjukkan perbaikan dari segi pembangunan, bukan kualitas pendidikan.

3. Sistem Pinjaman yang Menafikan Kondisi dalam Negeri
Pada bagian Pemenuhan Hak Mahasiswa, pasal 79 ayat (2) poin ‘c’ yang menyatakan bahwa pemenuhan hak mahasiswa dapat diberikan berupa ‘pinjaman dana tanpa bunga yang wajib dilunasi  setelah lulus dan/atau memperoleh pekerjaan’.
Sistem ini terinspirasi dari beberapa PTA antara lain Harvard, NUS, dan NTU yaitu meminjamkan sejumlah uang bagi mahasiswa untuk membayar biaya masuk perguruan tinggi dan mengembalikannya setelah memperoleh pekerjaan dengan jaminan ijazah. Sistem ini secara kasat mata bagus karena memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa yang tidak mampu untuk masuk Perguruan Tinggi.
Permasalah muncul ketika kita melihat fakta bahwa di Indonesia, Perguruan Tinggi dan Pemerintah belum bisa menjamin tersedianya lapangan pekerjaan di mana lulusan akan bekerja dan pendapatannya akan digunakan untuk mengembalikan pinjaman. Jika sistem ini masih dipaksakan maka ini bisa disebut “bunuh diri” karena selain lulusan dililit hutang, pemberi pinjaman juga tidak bisa mendapatkan kembali uang untuk diputar ke penerima lainnya.

4. Sanksi yang Setengah-Setengah
Dalam beberapa pasal yang krusial seperti pasal 64 ayat (2) yang berbunyi ‘PTS didirikan oleh Masyarakat dengan membentuk badan penyelenggara badan hukum, bersifat nirlaba, dan wajib memperoleh izin menteri’. dan pasal 67 yang berbunyi ‘Otonomi pengelolaan perguruan  tinggi dilaksanakan berdasarkan prinsip: a.akuntabilitas; b.transparansi; c.nirlaba; d. mutu; dan e. efektivitas dan efisiensi’ tidak diberikan sanksi padahal pelaksaannya sangat penting untuk menjamin pelaksanaan dan pengelolaan pendidikan tinggi yang sehat dan professional. Ini seolah-olah memberikan pilihan bagi perguruan tinggi untuk mematuhi atau pun tidak mematuhi karena tidak adanya ancaman yang diberikan bagi pelanggar.

Sedangkan bagi mereka yang Pro terhadap kebijakan RUU PT ini, mendukung adanya RUU PT ini berdasarkan anggapan bahwa RUU PT memberika otonomi luas kepada PT untuk mengatur sendiri perekonomiannya. Sebab, selama ini masalah Otonomi Ekonomi selelu menjadi kendala untuk PT, terutama PTN. Sebab, PTN/PT BHMN tersebut mempergunakan uang negara, mekanisme penggunaan anggarannya mengikuti mekanisme penggunaan anggaran yang diatur dalam perundangan keuangan negara. Misalnya, anggaran harus diajukan setahun sebelumnya dan hanya yang sudah dianggarkan saja yang bisa dibiayai, atau penggunaan anggaran melalui proses tender untuk dana di atas Rp 100 juta dan di luar anggaran rutin. Bahkan sumbangan dana dari mahasiswa (yang lebih dikenal dengan sebutan pendapatan negara bukan pajak/PNBP) pun harus disetor ke kas negara terlebih dulu, tidak bisa langsung dipergunakan.

Mekanisme penganggaran yang seperti itu jelas tidak sejalan dengan kebutuhan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang dinamis dan fleksibel. Pengelolaan keuangan di PT jelas memerlukan fleksibilitas tersendiri, termasuk penggunaan dana dari mahasiswa. Seharusnya dana tersebut tidak disetor ke kas negara, tapi cukup langsung masuk ke kas PTN saja dan langsung dapat dibelanjakan. Otonomi pengelolaan keuangan seperti inilah yang dibutuhkan oleh PT.

Demikian pula masalah otonomi akademik, seharusnya PT memiliki otonomi cukup kuat sehingga pengembangan PT tidak terhambat oleh birokratisasi PT. Setiap PT dapat membuka-tutup program studi secara otonom, yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga terhindar dari miss match. Atau mengembangkan kurikulum sendiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya dan lingkungan sosial-budaya yang melingkupinya.

Tanggal 9 April 2012 lalu, Dalam rapat kerja pemerintah dan Komisi X DPR RI di Gedung DPR RI, Pemerintah meminta DPR untuk memperpanjang pembahasan dan pengkajian RUU PT ini. Permintaan tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh. Menteri Nuh menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk memperpanjang pembahasan RUU PT. Tiga hal penting tersebut harus bisa mengantisipasi perkembangan di masa depan, yaitu modal pengetahuan, mobilitas, dan kovergensi peradaban.

Lalu bagaimana dengan kita sebagai Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan? Apa yang harus kita lakukan? Harus menolak atau mendukung? Kami rasa, sebagai mahasiswa yang kritis kita telah mampu untuk berpikir kritis menyikapi sistem pendidikan yang akan diterapkan pada negara kita yang tercinta ini. Kita sudah bisa berpikir tentang kebijakan yang akan membawa negara kita kearah yang lebih baik atau lebih buruk. Yang pasti, sebagai mahasiswa yang bertanggungjawab langsung terhadap kelangsungan hidup negara kita, kita tidak boleh sembarangan menyetujui atau menolak hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan bangsa. Indonesia memang negara kompleks, tapi kalau bukan kita yang berusaha mengurai kemelutnya, Siapa lagi?

Rabu, 02 Mei 2012

Kalender Akademik Universitas Negeri Padang Tahun Akademik 2012/2013



Kalender Akademik 2011/2012 Universitas Negeri Padang, sesuai keputusan Rektor No. 81/UN35/AK/2012 Tanggal 20 Maret 2012 Tentang Kalender Akademik Universitas Negeri Padang Tahun Akademik 2012/2013 :
No Kegiatan Ganjil (2012) Genap (2013)
A.        Pra Pendaftaran
1.       Entri Nilai Portal Akademik 28 Mei - 17 Juni 2012
2.       Pengolahan Nilai dan Penyusunan Laporan Hasil Studi (LHS) Online 18 - 23 Juni 2012
3.       Pengaksesan Nilai (LHS) 25 Juni 2012
4.       Pembayaran SPP Mahasiswa Lama (Online) 11 Juni - 7 Juli 2012
5.       Pembayaran SPP Mahasiswa Baru Reguler 2012 (Online) 9 - 20 Juli 2012
6.       Pembayaran SPP Mahasiswa Baru Reguler Mandiri 2012 (Online) 20 - 27 Juli 2012

B.        PENDAFTARAN
1.       Pendaftaran Ulang Mahasiswa Lama (KRS Online) 27 Juni - 7 Juli 2012
2.       Prasireg Mahasiswa Baru 2012 (Online) 8 - 10 Juli 2012
3.       Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru Reguler 2012 (KRS Online) 11 - 20 Juli 2012
4.       Prasireg Mahasiswa Baru Reguler Mandiri 2012 24 - 28 Juli 2012
5.       Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru Reguler Mandiri, Transfer dan PKKHB 2012 (KRS Online) 30 Juli - 10 Agustus 2012
6.       Perubahan Rencana Studi (Online) 3 - 8 September 2012
7.       Pengurusan Cuti Kuliah 18 Juni - 31 Agustus 2012

C.        PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU TANGGAL 14 - 16 Agustus 2012

D.        MASA PERKULIAHAN

1.       Kuliah Tatap Muka 27 Agustus - 8 Desember 2012
2.       Ujian Tengah Semester 15 - 20 Oktober 2012
3.       Minggu Tenang Ujian Semester 10 - 15 Desember 2012
4.       Ujian Akhir Semester 17 Desember 2012
5.       Semester Pendek (Online) 17 Juni - 19 Juli 2012

E.         PENGOLAHAN WISUDA PERIODE I PERIODE
1.       Pendaftaran Pengisian Biodata Wisuda (Online) 30 Juli - 4 Agustus 2012
2.       Pengambilan Paket Wisuda 6 - 8 Agustus 2012
3.       Penyerahan Paket Wisuda 9 - 16 Agustus 2012
4.       Penyelesaian Konsep Transkrip Nilai 27 Agustus - 7 September 2012
5.       Penyelesaian Ijazah Wisuda 10 - 21 September 2012
6.       Upacara Wisuda 29 September 2012

F.         PENGOLAHAN WISUDA PERIODE III
1.       Pendaftaran Pengisian Biodata Wisuda (Online) - 1 - 5 Mei 2013
2.       Pengambilan Paket Wisuda - 6 - 10 Mei 2013
3.       Penyerahan Paket Wisuda - 13 - 17 Mei 2013
4.       Penyelesaian Konsep Transkrip Nilai - 20 - 25 Mei 2013
5.       Penyelesaian Ijazah Wisuda - 27 Mei - 6 Juni 2013
6.       Upacara Wisuda - 8 Juni 2013